JAKARTA SUBUH

Uncategorized

Dini hari.

Nois kota besar.

Aku tenggelam dalam karya.

Impian dan harapan akan masa depan kesenian.

Sesekali Sanyo berdering.

Menghentikan dering jangkerik yang bersenandung di kegelapan pojokan gudang.

Aku dengar orang mengaji, suaranya mendayu dihantarkan angin.

Kusyuk dan dalam, jernih sampai ke batin,

aku belum bisa mengenali surah apa yang dibacakan malam di kejauhan itu,

aku tak tahu bagaimana menterjemahkan bahasanya,

hanya kurasakan teduh

Semacam ada di tempat yang tak terkenal,

yang sunyi tapi aman.

Aku tenggelam dalam karya

Impian dan harapan akan masa depan kesenian.

Pada suasana Jakarta subuh,

Sebagian tertidur,

Sebagian yang lain menunggu kumandang tugas sembahyang.

DIA,

tak pernah tertidurkah?

tak pernah terbangunkah?

Terjaga sepanjang masa,

DIA

Jakarta sudah memasuki subuh,

Aku segan menerjemahkannya.

Kemang Timur Raya, 10 Maret 2018.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s