masehi baru…GAZA…
3 January 2009
GAZA…di pagi buta teriakanmu mampir ke kamarku
dibawa layar kaca yang terbuka
perempuan dan anak-anak Palestina
warna merah darah dan reruntuhan
menyesak dadaku
mengurung kepalaku
mempertanyakan akal sehat dan Israel yang kejam
usai Natal 2009
Usai kembang api pendar di langit malam perpisahan 2008
2009 ini Israel membawa neraka bagi dirinya sendiri
menggempur GAZA
Aku tak habis pikir
katanya Israel adalah pilihan Allah
katanya Israel adalah keturunan Abraham
Katanya Israel adalah yang terpilih, sebab Daud mampu mengalahkan Goliat
Katanya Israel adalah cinta, ketika Allah membimbing Musa berpetualang menuju Tanah perjanjian
Tidak seperti biasanya, sepagi ini aku bertanya pada Tuhan, apa yang dimau oleh Yahudi?
apakah Tuhan Allah juga bisa mengerti apa yang dilakukan balatentara Israel?\malam buta menggempur rumah-rumah
menghilangkan nyawa bayi dan anak-anak serta perempuan dan mereka yang tak berdaya?
Apakah Tuhan bisa mengerti apa yang dilakukan Israel?
Ahhhhh… semua di luar akal sehat
semua mengganggu keimananku
dan bom demi bom yang dijatuhkan ini menggoyahkan salib di dinding kamar hatiku
Allah…masehi baru saja beranjak awal
GAZA membara oleh api dan reruntuhan
sementara pesawat tempur Israel meraung di langit GAZA
di bawahnya umat Mu seperti anak-anak ayam yang mencari perlindungan
Masehi baru
GAZA adalah bara yang kembali membara
Tuhan Allah!!!
aku berseru kepada Mu
Di mana Israel yang sesungguhnya?
Di mana Yerusalem yang sesungguhnya?
Di manakah Yehuda yang sebenarnya?
Di mana anak-anak Abraham?
Di mana anak-anak Yakub?
Di mana keturunan Daud?
kenapa hari ini mereka masih terus membunuh?
Kenapa hari ini mereka masih membunuh?
Kenapa masih membunuh?
Gaza….
ketika semua tindak tanduk israel dipertanyakan..
bgitu diragukan..
apakah ada setitik dari perbuatan israel yg dapat dibela?
setitik saja.
kosong.
bila melihat pertumpahan darah di GAZA..
lidah ini kelu. bibir rapat terbungkam.
hati ini sakit.
bgitu dalam tercabik-cabik.
namun belum seberapa..
kita masih belum bisa merasakan sedalam apa penderitaan palestina..
hati berteriak.
airmata tidak berhenti menetes.
Ya Allahu Rabbi,
lindungilah mereka yg terdzolimi……..
do’aku dalam hati.